Apa Itu ARP atau Address Resolution Protocol ?


Bagi anda yang belajar computer network maka sudah barang tentu istilah di atas sering dibaca atau didengar. ARP adalah singkatan dari Address Resolution Protocol. Lantas apa latar belakang dibuatnya ARP ini dalam jaringan? Kegunaannya untuk apa? dan Bagaimana ia bekerja? Berikut ini akan saya coba jabarkan. :)
Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa jaringan merupakan kumpulan peralatan (host) yang saling terhubung menggunakan media seperti router atau gateway. Dalam komunikasinya menggunakan ip address. Ip address ini adalah pengalamatan secara logical dan alamat ini diterapkan pada software/os. Pengalamatan ip address ini akan diset oleh pengguna, sehingga ia akan berubah setiap kali pengguna menggantinya. Ini akan menyulitkan host untuk berkomunikasi.
Sebagai ilustrasi, laptop saya dengan ip address 192.168.1.2/24 berkomunikasi dengan server saya dengan ip address 192.168.1.3/24. Tetapi besok harinya saya tiba-tiba mengganti ip addressnya namun dengan komputer yang sama. Jika hanya menggunakan ip address sebagai pengalamatan dalam komunikasi maka jelas saya tidak lagi dapat mengakses laptop tersebut jika terjadi perubahan alamat ip. Kok bisa? Karena pada saat laptop saya menghubungi ip 192.168.1.3 untuk layanan ftp maka saya harus tahu dimana letak host yang menyediakan layanan ftp tersebut, sehingga kita butuh satu alamat yang tetap (fixed address) untuk berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu selain ip address, komputer kita juga membutuhkan alamat fisik (physical address/MAC address) dari suatu host / server yang ingin dituju. Sehingga dengan alasan inilah mengapa kemudian ARP dibuat. :)
Berdasarkan penjelasan di atas maka kita dapat mengetahui bahwa ARP berfungsi untuk meminta informasi physical address kepada host / server tujuan. Analoginya seperti dalam sebuah kantor yang sangat banyak karyawannya. Saya sebagai salah satu karyawan butuh kepada karyawan (ip address) yang bertugas sebagai designer web (layanan, seperti ftp) pada kantor tersebut. Tapi saya tidak tahu orang tesebut yang mana? Maka langkah yang harus saya lakukan adalah berteriak ke seluruh ruangan, “haloo….siapa karyawan yang bertugas sebagai designer web?”, semua karyawan mendengarnya tapi hanya sang designer web saja yang menjawab. “Yups…itu saya”. Setelah saya tahu karyawan berada dimana maka saya ke tempatnya meminta apa yang saya butuhkan. Dan ketika saya butuh di lain waktu kepadanya maka saya tidak perlu lagi berteriak karena saya telah mengetahui dimana ia berada. Seperti inilah ARP bekerja.
Untuk lebih jelasnya saya akan menuliskan algoritma (urutan) kerja ARP berikut ini:
1. Host melakukan akses ke suatu komputer dan ia mengetahui IP Address tujuan.
2. IP memberitahukan kepada ARP untuk membuat pesan permintaan ARP (minta alamat fisiknya) komputer tujuan. Isi pesan itu berisi alamat fisik pengirim, ip address pengirim, dan ip address tujuan. Sedangkan alamat fisik tujuan tidak diisi karena kan belum diketahui.
3. Pesan tersebut diserahkan ke layer bawah (data link) untuk dibungkus menjadi frame. Frame ini berisi informasi alamat fisik pengirim dan alamat fisik broadcast sebagai tujuan.
4. Semua host atau router menerima frame ini karena frame tersebut berisi alamat fisik broadcast sebagai alamat tujuan. Semuanya membuang bungkusan framenya dan meneruskannya ke ARP miliknya masing-masing. Semua host membuang pesan ARP tersebut kecuali yang memiliki ip yang dimaksud. Dan host tujuan yang benar melihat ip bahwa itu untuknya dan memberinya alamat fisik.
5. Host tujuan membalas pesan tersebut dengan balasan pesan ARP juga yang isinya sama dengan point 2 hanya saja dengan tambahan alamat fisik miliknya sebagai alamat sumber.
6. Pengirim menerima balasan pesan tersebut. Dan sekarang dia tahu alamat fisik host tujuan.
7. IP datagram yang berisi data dikirim ke host tujuan, dan di bungkus dengan frame yang berisi alamat tujuan yang tertuju pada alamat fisik milik host tujuan tersebut. :)
Demikianlah cara kerja dari ARP pada komputer kita. Saya kira cukup sederhana cara ARP bekerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages