Apa Itu Seni Papercraft

 
 
Papercraft adalah seni "menghidupkan" kertas. Kata " menghidupkan " disini bukan berarti kertas itu akan benar benar menjadi hidup. Akan tetapi, "menghidupkan" disini adalah merakit objek 3d dengan cara melipat, menggunting dan mengelem. Hanya dengan Kertas? Ya, kertas yang dulu mungkin diketahui hanya bisa digunakan untuk menggambar ataupun menulis kini sudah bisa digunakan untuk membuat replika nyata.

Adapun Papermodel merupakan turunan dari scale model, yaitu model dari benda asli dengan skala dan tingkat kemiripan yang mendekati aslinya. Maka itu paper model dapat sangat detail sekali baik bentuk 3 dimensinya maupun warnanya atau grafisnya. Jika kita melihat maket sebuah bangunan yang terbuat dari karton itu dapat disebut paper model atau card model. Semuanya itu termasuk di dalam papercraft.


Sejarah Papercraft 
 
Awalnya papercraft ini di cetak di majalah pada abad ke 20 yang di namakan Card modeling. Pernahkah anda membeli majalah kemudian terdapat sebuah gambar atau poster yang mengharuskan anda harus melipat dan menggunting, inilah masa awalnya papercraft.
 
Popularitas papercraft juga di mulai semenjak perang dunia ke II dimana kertas pada saat itu
tidak ada batasan dalam produksinya.
 
Pada tahun 1941, Inggris menerbitkan 100 model yang berbeda dan sangat populer
termasuk papercraft arsitektur, kapal laut, dan pesawat.

Samakah dengan Origami? 
Papercraft bukan origami, tetapi merupakan turunannya. Karena origami merupakan seni yang hanya melipat kertas. 

Proses Pengerjaan
 
Proses membuat papermodel cukup panjang. Pertama pembuatan dimulai dengan scoring yaitu menentukan garis-garis lipat di kertas desain. Setelah itu, kertas dipotong sesuai dengan jaring-jaring yang ada. Usai dipotong, kertas kemudian dilipat dan diberi lem. Lama pengerjaan 1 model tergantung dari kesulitan pola model tersebut. 

Perlengkapan yang dibutuhkan seorang papercrafter

1. Gunting : alat dasar dalam membuat papercraft

2. Tracer : Alat ini digunakan untuk membuat pola tekukan sehingga kertas mudah dilipat.

3. Cutter : Alat untuk memotong bagian pola

4. Stylus cutter / Cutter pen : fungsi ini sama dengan cutter, hanya saja Stlyus cutter bentuknya seperti pen, dan pisaunya kecil, bagus untuk memotong bagian yang kecil

5. Cutting mat : alat untuk menjaga keawetan mata pisau cutter, dan berguna sebagai alas cutter

6. Lem : ada banyak jenis lem, tetapi yang paling disarankan yaitu : lem UHU, FOX, dan super glue

7. Printer : untuk print pola papercraft, disarankan memakai printer laser, karena warnanya lebih bagus dan tidak cepat pudar.

8. Kertas khusus : kertas yang disebut bukan kertas biasa, kertas yang digunakan harus mempunyai ketebalan yang cukup tebal, agar dapat menciptakan tekukan yang bagus.

Kertas - kertas yang digunakan dalam papercraft diharuskan mempunyai ketebalan
yang berkisar dari 100gr - 200gr keatas. Berikut adalah jenis - jenis kertas yang dapat
digunakan:

* InkJet Paper
* Silky Photo Paper
* Glossy Photo Paper
* Premium Glossy Photo Paper
* Matte Photo Paper
* Briefcard Paper
* Concorde Paper

Bila anda ingin mencobanya? tenang saja, sudah ada kok, forum papercraft Indonesia. kunjungi website: paper-replika.com untuk mendapatkan pola-pola model yang dapat anda praktekkan langsung dirumah dan bergabung di perikertas.com.

So, Happy Crafting!!! (^___^)v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages