Macam Macam Slot yang Digunakan Pada Motherboard

Slot adalah komponen bagian dalam komputer yang sudah terpasang pada motherboard. Slot ini berguna sebagai tempat untuk meletakkan atau memasang peralatan tambahan bagi komputer Anda. Slot menurut kebutuhan dan kemampuannya telah dibeda-bedakan, disesuaikan dengan kebutuhan dari sistem itu sendiri. Masing-masing slot dibedakan menurut bentuk, kecepatan, dan fasilitas yang dimilikinya. Dan setiap slot yang tersedia dalam sebuah motherboard akan mempengaruhi harga dan kinerja dari sistem itu sendiri.

Berikut ini adalah macam-macam slot yang dikenal dalam sistem komputer :

ISA (Industry Standard Architecture)
                                                          Gambar Slot ISA

 Slot ISA merupakan slot tertua. Jarang lagi ditemukan pada mobo Pentium 3 dan tidak lagi ada pada mobo Pentium 4 keatas.
Slot ini adalah yang paling umum tersedia pada motherboard, karena ISA adalah slot orisinil dari sebuah motherboard. Slot ini mulai dipergunakan mulai dari jamannya 286 sampai saat ini.
Jika Anda melihat pada sistem motherboard Anda (motherboard jenis biasa), maka slot yang paling panjang adalah ISA. Namun jika semua slotnya berukuran sama, itu tandanya slot yang ada pada motherboard Anda adaah ISA semua.
8-bit ISA memiliki nilai transfer rate 0,625 MB/sec. Sedangkan sistem yang banyak dipakai saat ini lebih banyak menggunakan 16-bit ISA yang memiliki nilai transfer rate 2 MB/sec. Sebenarnya nilai ini tidak juga dikatakan besar. Namun berhubung card yang terpasang rata-rata tidak memerlukan kecepatan yang lebih dari ini, maka slot ini dianggap masih cukup kompatibel.
PCI Slot sebenarnya dapat juga digunakan untuk menempatkan berbagai kartu yang lain (misalnya TV Card, Network Card, Sound Card) disamping kita menggunakannya untuk Graphics Card. Untuk setiap motherboard, biasanya punya PCI Slot yang banyak. Namun slot ini tidak dianjurkan untuk penggunaan Graphics Card karena kelajuaan pengiriman datanya yang kurang dibandingkan slot-slot Graphics Card yang lain. Hanya menggunakannya untuk tujuan tips atau jika tidak pilihan lain saja.


EISA (Enhanced Industry Standard Architecture)

                                                       Gambar Slot EISA

EISA lebih banyak digunakan dalam sistem server. Karena slot ini memang sengaja diperuntukkan untuk meng-handle pekerjaan yang lebih berat dari ISA. EISA memiliki fitur bus mastering yang dapat membuatnya bekerja tanpa membebani kerja CPU. Contoh card yang menggunakan slot ini adalah SCSI card. Berhubung slot ini tidak mengganggu kerja CPU, maka slot ini cukup tepat untuk digunakan dalam meningkatkan kecepatan kerja komputer Anda.


MCA (Micro Channel Architecture)

 Gambar Slot MCA
Slot ini pertama kali diperkenalkan oleh IBM. Seperti EISA, MCA memiliki 32-bit dan mampu melakukan bus matering juga. Namun, MCA memiliki keterbatasan. Jika pada EISA Anda dapat memasang card ISA, pada MCA card ISA tidak dapat dipasangka di dalamnya. Meskipun demikian, MCA dapat otomatis mengenali jenis card yang dipasang ke dalamnya dan langsung melakukan konfigurasi dasar. MCA juga lebih kuat menghadapi gangguan listrik dan mengurangi error yang kadang terjadi pada slot lain. Sayangnya, slot ini telah menjadi sejarah, yang artinya tidak dipergunakan lagi saat ini.


VESA (Video Electronics Standard Association)

 
Gambar Slot VESA

Sesuai dengan namanya, slot ini memang digunakan untuk keperluan grafis yang membutuhkan kecepatan tinggi, seperti video card. Transfer rate yang dimiliki oleh VESA sendiri adalah 132 MB/sec. Pada dasarnya sama dengan ISA slot, namun VESA memiliki slot tambahan di belakangnya sehingga total panjang yang dimiliki VESA lebih besar 4 inci dari ISA slot



PCI (Peripheral Component Interconnect)
 Gambar Slot PCI
PCI dikembangkan oleh Intel. Oleh karena itu, slot ini sangat umum terdapat pada motherboard yang menggunakan prosesor Intel. Kecepatan yang dimiliki PCI hamper sama dengan VESA, namun spesifikasi lainnya berbeda.
Pada PCI, Anda tidak akan direpotkan dengan masalah konfigurasi. Sebab PCI dapat melakukan konfigurasi otomatis. Berawal dari kelebihan PCI inilah, konsep Plug and Play mulai diperkenalkan.
AGP (Accelerated Graphics Port)

   Gambar Slot AGP

Merupakan tipe interface lama yang menggunakan jenis parallel. Slot AGP berguna untuk menancapkan kartu grafis berkinerja tinggi, menggantikan slo ISA, slot VESA dan PCI yng sebelumnya digunakan. Sebenarnya AGP dibuat berdasarkan slot PCI, tapi memiliki kemampuan yang lebih baik. Secara fisik, logis dan secara elektronik, AGP bersifat independen dari PCI. tidak seperti slot PCI yang dalam sebuah sistem bisa terdapat beberapa slot, AGP hanya boleh terdapat satu saja dalam sebuah sistem.
AGP mempunyai beberapa spesifikasi, yaitu :
- 66 MHz (AGP 1x) = 266 Mbyte per detik
- 133 MHz (AGP 2x) = 533 Mbyte per detik
- 266 MHz (AGP 4x) = 1066 Mbyte per detik
- 533 Mhz (AGP 8x) = 2133 Mbyte per detik
 Slot AGP sekarang mulai ditinggalkan dengan adanya slot yang lebih canggih yaitu PCI-E yang memiliki kecepatan lebih.

PCI Express


 PCI Express merupakan slot ekspansi module, di desain untuk menggantikan PCI bus yang lama. Banyak Motherboard mengadopsi PCI express dikarenakan PCI Express memiliki transfer data yang lebih cepat, terutama untuk keperluan grafis 3D. Slot ini memiliki kecepatan 1x, 2x, 4x, 8x, 16x and 32x, tidak seperti PCI biasa dengan sistim komunikasi paralel. PCI Express menggunakan sistem serial dan mampu berkomunikasi 2 kali (tulis/baca) dalam satu rute clock. 

berikut adalah daftar PCI Ex
PCI-ex 1x mempunyai kecepatan max. 250 MB/s
PCI-ex 2x                                            500 MB/s
PCI-ex 4x                                            1000 MB/s
PCI-ex 8x                                            2000 MB/s
PCI-ex 16x                                          4000 MB/s
PCI-ex 32x                                           8000 MB/s
PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association)


 Gambar Slot PCMCIA

Yang sangat mencolok dari slot ini adalah bentuk card yang akan masuk ke dalamnya, yaitu hanya sebesar kartu kredit. Biasanya slot ini hanya terdapat pada perangkat yang memiliki mobilitas tinggi, seperti notebook. Namun, saat ini sudah banyak juga PC yang menyediakan slot PCMCIA. Dengan menggunakan interface 68 pin, slot ini biasanya disediakan sebagai fitur ekspansi dari sebuah sistem. 
PCMCIA tersedia dalam berbagai tipe menurut ketebalannya. Tipe 1 memiliki ketebalan sebesar 3,3 mm dan biasanya berfungsi sebagai RAM atau flash memory. Tipe ini paling sering terdapat pada PDA atau kamera digital. Tipe 2 memiliki ketebalan 5 mm dan biasanya berfungsi sebagai modem atau adapter. Tipe 3 adalah tipe yang paling tebal (10,5 mm). Biasanya berfungsi sebagai alat tambahan seperti harddisk. Biasanya jika Anda memiliki slot PCMCIA tipe 
3, Anda dapat juga menggunakan peripheral yang menggunakan tipe 1 dan 2, dikarenakan ketebalannya. Setiap slot membutuhkan jalur komunikasi yang digunakan untuk menghubungkan card dengan CPU. Jalur komunikasi ini terdiri atas IRQ, DMA, dan memory address.

4 komentar:

  1. salam teman,, saya minta izin untuk mengambil hasil pemikiran teman ini,, termikasih info yang teman berikan disini sedikit mencukupi kebutuhan saya dalam menyelesaikan tugas. thanks very much..
    by yelmi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah Berkunjung dan Semoga Artikel ini Dapat Bermanfaat

      Hapus
  2. Masbro, slot diatas PCI-E yg warna kuning itu slot apa?
    Sama slot yg dibawahnya juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yamg kecil itu namnya pci-e x16 kalo yang panjang ada penjepitnya itu pci-e untuk grapic card keluaran baru.

      Hapus

Pages