Setting IP Address Ubuntu 17 Sampai Connect ke Internet

Hi Hi bro sorry nih udah lama banget gak postig, otak udah muli kaku nih udah lama gak nulis di web ini lagi karena berbagai hal kesibukan duniawi yang gak seberapa itu hahahha (dunia mulu juga gabagus lho guys, harus imbang hehehe). oke setelah basa basi sambil lemesin jari buat belajar ngetik lagi, langsung aja ya. Kali ini ane mau ngebahas soal "Setting IP Address Ubuntu 17 Sampai Connect ke Internet". Nah dari judulnya aja udah ketauan ya kita bakalan ngapain hehehe, jadi simak baik baik ya penjelasan ane biar bisa klop sama ubuntunya hehehe...

oke tadi sedikit pembukaan sekarang ane mau bagi dulu nih topology jaringan yang ane pake dalam simulasi kali ini:


Nah dari topologi diatas saya mau memberikan sedikit penjelasan nih, diatas kita lihat terdapat 2 block network, yang pertama (kuning) adalah blok Public dan yang kedua (biru) adalah blok Private dimana di sana terdapat server ubuntu yang akan kita konfigurasi agar bisa interntan melalu sebuah router dengan gateway nya adalah 192.168.137.1 jadi clientnnya agar mudah saya berikan IP 192.168.137.100 nah untuk tulisan merah bisa kalian sesuaikan sesuai preferensi karena dari block ip /24 (*baca subnetting) kalian bisa menggunakan IP mulai dari 192.168.137.2 - 192.168.137.254 ( 192.168.137.1 sudah dialokasikan untuk router dan sekaligus menjadi gateway).

Selanjutnya setelah memahami topologi ane diatas, ane berharap kalian bisa lebih mudah memahami tutorial fast track ubuntu linux kali ini. Oke mari kita beraksi.

1. Pertama - tama kalian harus login dulu ke ubuntunya ya supaya bisa di setting (*baca cara install Ubuntu )

2. Setelah login masuk menjadi root user.

3. Cek interface sudah OK atau belum dengan perintah "ifconfig"


Nah untuk bagian yang saya merahin adalah poin-poin terpenting, karena disini terdapat beberapa informasi dasar yang kalian harus tahu, nah ane jelasin ya satu satu:

> ens33
ini adalah nama interface yang wajib kalian ingat, gatau kenapa di ubuntu 17.04 name code zesty ini namanya jadi dimulai dari ens33, ens34, ens35, dst. Padahal dulunya nama interface biasanya dimulai dengan kode eth0, eth1, dst, entah ini bug atau memang sengaja ya hanya creator ubuntu saja yang tahu hehehe...

> inet
bagian ini adalah bagian yang menampilkan IP address. jadi jika sistem kalian sudah ada sistem dhcpnya bisa dipastikan kolom ini akan terisi dengan IP yang sudah di set di dhcp router/server yang ada, tapi jika tidak ada dhcp server pada jaringan kalian biasanya kolom ini akan berisi IP secara random karena dhcp systemnya yang failure. jadi kalian tidak perlu cemas jika IPnya kosong atau random karena di tutroial kali ini kita akan membuatnya static atau tidak berubah.

netmask
bagian ini yang berhubungan dengan subnetmask yaitu sebuah perhitungan penggolongan network (*baca subnetting). dalam kasus ini kita menggunakan default subnet kelas C yaitu /24 ( 255.255.255.0 ) dengan otomatis network yang akan kita gunakan pada kasus ini adalah 192.168.137.0 .

broadcast
menampilkan IP yang bertanggung jawab untuk proses broadcast data pada network yang kalian gunakan, biasanya secara default ip broadcast adalah IP terakhir block jaringan, dalam kasus disini adalah 192.168.137.255 .

4. Setelah kalian mengerti tentang informasi ifconfig diatas dan interface ens33 kalian sudah terdeteksi sekarang saatnya mengedit file interfaces network untuk merubah dari sebelumnya type dhcp menjadi static dengan perintah " nano /etc/network/interfaces ".



5. Perhatikan lingkaran merah gambar diatas, pastikan kalian menemukan tulisan "ens33" dan "dhcp" karena kita akan melakukan perubahan pada bagian itu menjadi seperti gambar dibawah ini:


nah ane jabarin dulu ya poin poin diatas :

> static
ini tadinya DHCP dan sekarang kita rubah menjadi static, pertanyaannya pasti kenapa ? nah jawaban dari ane adalah type konfigurasi IP itu kebagi jadi 2 guys, yang pertama adalah type dhcp atau type otomatis konfigurasi seperti penjelasan ane sebelumnya, dan yang kedua adalah type static atau type manual konfig yang sifatnya adalah tetap dan tidak berubah kecuali kita rubah secara manual, type static biasanya memang digunakan pada server karena sifatnya server adalah komputer yang harus bisa dipanggil dimanapun, dan ip adalah alamat, kesimpulannya kalo misal server pake dhcp (yang ipnya berubah ubah) jadi alamtnya tiap dipanggil berubah kan gamungkin, jadi kebanyakan server pake mode static ini biar alamatnya enggak palsu guys loh salah hehehe biar gak berubah maksud ane gan hehehehe

> address
ini adalah kolom dimana kita memasukkan ip address 192.168.137.100 yang akan kita gunakan sebagai IP server itu sendiri. (*ip sesuai topology, penyesuaian aja kalo dikalian ya)

>netmask
ini adalah bagian netmask dan diisikan 255.255.255.0

>network
karena kita menggunakan ip default subnet kelas C jadi IP networknya adalah ip pertama dalam 1 block network yaitu 192.168.137.0 .

>gateway
bagian ini adalah bagian untuk mengarahkan paket keluar dan masuk menggunakan gerbang yang mana atau si pemberi internet ke jaringan private kalian, dalam kasus ini si gateway kita adalah Router, jadi kita masukkan IP router sebagai IP gateway kita, yaitu 192.168.137.1 .

>broadcast
bagian ini adalah IP yang bertanggung jawab membroadcast  aliran paket data pada network kita, sesuai dengan IP network, jika IP network block paling pertama, IP broadcast adalah block akhir yaitu 192.168.137.255 .

>dns-nameservers
bagian ini adalah konfigurasi untuk mengarahkan kita mau menggunakan DNS server mana sebagai acuan DNS kita, pada bagian ini kalian bisa juga menggunaka open DNS google (8.8.8.8) atau open DNS dari provider manapun tergantung preferensi kalian jika pada router kalian tidak menyediakan fitur remote request DNS makan kalian disarankan menggunakan open DNS, pada kasus kali ini router saya support fitur remote request DNS yang di share ke IP 192.168.137.1 jadi pada kasus disini IP 192.168.137.1 ini lah yang bertindak sebagai DNS server saya juga.

6. nah kalo udah silahkan save hasil editan kalian dengan kombinasi tombol "CTRL + X" lalu tekan "Y" untuk konfirmasi atau "N" untuk membatalkan setelah itu "Enter" silahkan kalian croscek baik baik file editan kalian tadi dan  harap diingat jangan sampai salah dalam penggunaan huruf besar dan kecil, karena dalam Linux semua tulisan atau comand bersifat "case sensitive" besar kecil berasa hehehe...

8. kalo sudah silahkan restart server kalian agar semua progressnya berjalan dengan lancar menggunakan printah "reboot" lalu silahkan cek kembali dengan perintah "ifconfig" apakah IP kalian sudah terpasang dengan baik seperti gambar dibawah ini.


9. Jika sudah sesuai silahkan langsung saja test apakah sudah bisa internetan, tapi pastiin dulu ya punya paket internet hehehehe... perintahnya "ping google.com"


Jika sudah reply semua seperti gambar diatas, selamat ubuntu kalian sudah bisa terhubung ke jaringan internet, tapi jika gagal silahkan cek kembali kira kira kesalahannya ada di step nomer berapa atau bisa juga didiskusikan pada kolom komentar di bawah ya :)

oke sekian postingan ane kali ini jangan lupa G+1 dan di bagikan ya artikelnya untuk yang mau copas monggo copas tapi sertakan link sumber anda mengcopas jadilah blogger yang bijak. terimakasih sudah berkunjung ke Muhammad Rizki Perdana Putra Archieve semoga artikel yang saya bagikan ini dapat bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages